Xi’an Pulihkan Keindahan Erlong Pagoda

Erlong Pagoda, atau 二龙塔, merupakan salah satu peninggalan bersejarah penting di Xi’an, Tiongkok. Dibangun pada masa Dinasti Tang sekitar abad ke-7 hingga ke-10, pagoda ini telah menyaksikan berabad-abad sejarah dan perubahan zaman.

Seiring berlalunya waktu, struktur pagoda mengalami kerusakan serius akibat usia dan faktor alam. Dinding retak, kayu keropos, dan fondasi yang aus menjadi tantangan besar bagi upaya pelestarian.

Pada tahun 2005, pemerintah dan ahli warisan budaya memulai proyek restorasi besar-besaran. Tujuan utamanya adalah memulihkan pagoda dengan prinsip yang disebut “authentic preservation” atau “memperbaiki yang lama sebagaimana adanya”.

Prinsip ini menekankan pentingnya mempertahankan keaslian bangunan, baik dari segi material maupun teknik arsitektur. Pendekatan ini berbeda dengan rekonstruksi modern yang sering menggunakan bahan baru sepenuhnya.

Proyek restorasi dijalankan dengan intervensi seminimal mungkin. Setiap perbaikan dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak elemen asli pagoda yang telah ada sejak Dinasti Tang.

Teknik tradisional digunakan sebagai tulang punggung restorasi. Tukang kayu, tukang batu, dan ahli bangunan kuno dilibatkan untuk memastikan metode konstruksi sesuai dengan praktik zaman dulu.

Penelitian arkeologi menjadi fondasi penting dalam proyek ini. Sebelum memulai perbaikan, tim ahli melakukan penggalian, dokumentasi, dan analisis mendalam terhadap struktur pagoda.

Hasil penelitian arkeologi membantu menentukan bagian mana yang dapat diperkuat, diganti, atau disambung kembali tanpa merusak integritas historis.

Material asli, seperti kayu dan batu, dipertahankan sebanyak mungkin. Hanya material yang sudah tidak dapat digunakan yang diganti dengan bahan sejenis dari sumber lokal.

Fondasi pagoda diperkuat menggunakan teknik lama yang telah terbukti tahan lama. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas bangunan tanpa mengubah bentuk asli.

Selama restorasi, para ahli juga memperhatikan estetika dan simbolisme arsitektur Tang. Ornamen, ukiran, dan proporsi bangunan dijaga sesuai dengan desain awal.

Restorasi Erlong Pagoda tidak hanya fokus pada struktur fisik, tetapi juga pada pengalaman pengunjung. Jalur, tangga, dan ruang sekeliling diperbaiki agar aman tanpa mengurangi nilai historis.

Proyek ini memakan waktu bertahun-tahun. Setiap tahap dipantau secara cermat untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar pelestarian internasional.

Kolaborasi antara pemerintah, ahli lokal, dan institusi budaya menjadi kunci keberhasilan restorasi. Keahlian tradisional dikombinasikan dengan pengetahuan modern untuk hasil yang optimal.

Pendekatan “repair the old as it was” memberikan teladan bagi pelestarian bangunan bersejarah lainnya. Prinsip ini menekankan pentingnya menghormati warisan asli.

Hasil restorasi berhasil mengembalikan pagoda ke kondisi hampir sama seperti saat pertama dibangun, meskipun usia ratusan tahun tetap terlihat pada kayu dan batu yang autentik.

Masyarakat Xi’an dan wisatawan internasional menyambut restorasi ini dengan antusias. Pagoda yang pulih menjadi ikon budaya sekaligus pusat edukasi sejarah.

Proyek ini juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian warisan budaya Tiongkok. Banyak institusi belajar dari metode dan prinsip yang diterapkan.

Erlong Pagoda kini tidak hanya menjadi simbol sejarah Dinasti Tang, tetapi juga contoh bagaimana bangunan kuno dapat dipertahankan secara autentik.

Keberhasilan restorasi menegaskan bahwa dengan penelitian, teknik tradisional, dan pendekatan hati-hati, warisan sejarah dapat dilestarikan untuk generasi mendatang tanpa kehilangan identitas aslinya.

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © Museum Paju Marbun. Designed by OddThemes